Senin, 05 Maret 2012

MUTU ORANG PERCAYA

MUTU ORANG PERCAYA

Yoh 6:60-66

  1. Integritas mutu, sifat, atau keadaan yg menunjukkan kesatuan yg utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan kewibawaan; kejujuran;

  2. Mengarah kepada totalitas seseorang terhadap bidang yang ditekuni



  1. Tidak mudah goyah terhadap hal yang diyakini kebenaranya (Firman Tuhan )

    1. Perkataan ini “keras”  dalam kata lain jika membaca perikop sebelmunya kata ini sebenarnya mengarah kepada penuduhan kepada Yesus sedang melakukan Penistaan terhadap Firman Tuhan .

    2. Kecenderungan manusia mudah di goyahkan atau mudah dipengaruhi orang lain (ay. 61”murid bersungut-sungut”).



  2. Tanpa perlu meminta pembuktian terhadap kebenaran tersebut

    1.  Kecenderungan seseorang manusia selalu meminta hal hal yang rasional diimbangi dengan pembuktian yang nyata.  “Kasuh didalam pengadilan” (62)

    2. Respon yang diharapkan selalu mengarah kepada tindakan nyata



  3. Dasar integritas Kristen (63-65)

    1. Yakin bahwa Roh yang memberi kehidupan




Karena setelah kejatuhan manusia kedalam dosa keadaan kerohania manusia telah mati.

  1. Manusia sebenarnya didalam hatinya telah ditanamkan kerinduan untuk bersekut dengan Tuhan (penyembahan berhala) akan tetapi karena kerahoanian manusia “sudah mati” manusia tidak bisa menemukan TUhan yang sebenarnya.

  2. Hidup yang baru setelah itu baru percaya (karena roh kudus bekerja didalamnya hati manusia sehingga pada saat roh bekerja ada perubahan yaitu hidup baru sehingga kemudian berdampak kepada manusia Percaya kepada Yesus)

  3. Karena Jika tidak ada karunia dari Tuhan didalam hati manusia pasti manusia tidak dapat mengenal Tuhan yang Benar yaitu Yesus Kristus.


Penerapan

  1. Integritas seseorang seharusnya saat dia percaya kepada Tuhan telah dinyatankn Tahan dalam berbagai tantangan  (penganggu-pengganggu kecil harusnya tidak menjadi masalah)  Visi yang benar didalam Tuhan tidak terpengaruh oleh persoalan-persoalan sektitar kita

  2.  Yakin secara total didalam kehidupan sehari-hari  tanpa mengaharapkan pembuktian (aksioma)


Standart Ukuran Integritas nyata dalam Koinonia, diakonia dan Marturia. (didalam Yesus)  3 aspek penting parameeter kerohanian seseorang yang memiliki integritas didalam Tuhan.

Minggu, 04 Maret 2012

MUTU ORANG PERCAYA

Gambar

Yoh 6:60-66

Pendahuluan

  1. Integritas mutu, sifat, atau keadaan yg menunjukkan kesatuan yg utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan kewibawaan; kejujuran;
  2. Mengarah kepada totalitas seseorang terhadap bidang yang ditekuni

 

  1. Tidak mudah goyah terhadap hal yang diyakini kebenaranya (Firman Tuhan )
    1. Perkataan ini “keras”  dalam kata lain jika membaca perikop sebelmunya kata ini sebenarnya mengarah kepada penuduhan kepada Yesus sedang melakukan Penistaan terhadap Firman Tuhan .
    2. Kecenderungan manusia mudah di goyahkan atau mudah dipengaruhi orang lain (ay. 61”murid bersungut-sungut”). 
  2. Tanpa perlu meminta pembuktian terhadap kebenaran tersebut
    1.  Kecenderungan seseorang manusia selalu meminta hal hal yang rasional diimbangi dengan pembuktian yang nyata.  “Kasuh didalam pengadilan” (62)
    2. Respon yang diharapkan selalu mengarah kepada tindakan nyata
  3. Dasar integritas Kristen (63-65)
    1. Yakin bahwa Roh yang memberi kehidupan

Karena setelah kejatuhan manusia kedalam dosa keadaan kerohania manusia telah mati.

  1. Manusia sebenarnya didalam hatinya telah ditanamkan kerinduan untuk bersekut dengan Tuhan (penyembahan berhala) akan tetapi karena kerahoanian manusia “sudah mati” manusia tidak bisa menemukan TUhan yang sebenarnya. 
  2. Hidup yang baru setelah itu baru percaya (karena roh kudus bekerja didalamnya hati manusia sehingga pada saat roh bekerja ada perubahan yaitu hidup baru sehingga kemudian berdampak kepada manusia Percaya kepada Yesus)
  3. Karena Jika tidak ada karunia dari Tuhan didalam hati manusia pasti manusia tidak dapat mengenal Tuhan yang Benar yaitu Yesus Kristus.

Penerapan

  1. Integritas seseorang seharusnya saat dia percaya kepada Tuhan telah dinyatankn Tahan dalam berbagai tantangan  (penganggu-pengganggu kecil harusnya tidak menjadi masalah)  Visi yang benar didalam Tuhan tidak terpengaruh oleh persoalan-persoalan sektitar kita
  2.  Yakin secara total didalam kehidupan sehari-hari  tanpa mengaharapkan pembuktian (aksioma)

Standart Ukuran Integritas nyata dalam Koinonia, diakonia dan Marturia. (didalam Yesus)  3 aspek penting parameeter kerohanian seseorang yang memiliki integritas didalam Tuhan. 

Rabu, 07 September 2011

bersikap optimis

Bersikap optimis

Yeremia 1:1-10

Sikap menutup diri..(6)

  1. Dengan mengatakan tidak”

  2. Mengungkapkan kelemahan diri yang disadari

  3. Kelemahan menjadi alasan untuk membatasi diri.

  4. Usia menjadi alasan untuk kekhawatiran


Sikap optimis harus ditanamkan

  1. Karena Allah yang mengenal dan membentuk kita dari awal dan memilih kita (5)

  2. Karena Allah yang menyertai kita (6)

  3. Allah sendiri yang memberikan kekuatan kepada kita untuk bisa menghadapi semua tantangan dan juga kelemahan dari diri kita.


Dengan catatan.  :

Sikap optimis yang ada dalam diri kita dipergunakan untuk menjadi berkat bagi orang lain dan membangun orang lain untuk bersama-sama maju…

Jumat, 03 Desember 2010

BERJUANG UNTUK MAJU

Kesulitan yang dihadapi terkadang akan membuat semua harapan dan cita-cita seperti hanya sekedar harapan kosong dan menjadi buram dan bahkan terlupakan.  akan tetapi kita perlu belajar dari sesuatu hal yang luar biasa yaitu ketekunan.
 
baca dalam Roma 5:1-5

" Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita." 

Ketekunan adalah suatu hal yang dibangun dalam diri sendiri untuk maju atau berjuang keras untuk mencapai hal yang di inginkan, ketekunan merupakan kesungguhan seseorang untuk meraih sesuatu.  Kecenderungan kita jika berbicara ketekunan pasti bersumber dari dalam sendiri karena ketekunan dibangun oleh seseorang dari dalam diri. Akan tetapi jika kita melihat teks ini sumber dari ketekunan kita adalah iman, yaitu iman didalam Yesus Kristus,  aspek ini sering dilupakan karena oleh ego manusia yang merasa diri mampu dan merasa diri bisa.  padahal jika tanpan iman semuanya sia-sia.  ayat ini memberikan gambaran yang luar biasa suatu prose untuk maju atau berjuang untuk maju

IMAN  ---- menghasilkan---- KASIH KARUNIA --- menghasilkan --- KEBAHAGIAAN (bermegah) DALAM KESUSAHAN --- menghasilkan --- KETEKUNAN

ini merupakan proses dari ketekunan yang ada dalam diri manusia dan ini merupakan bagian pertama dari mesin pemroses untuk membuat kita maju..

proses kedua ketkekunan kemudian di proses kembali untuk menghasilkan harapan yang dan cita-cita yang layak diperjuangkan

KETEKUNAN --- menghasilkan --- TAHAN UJI --- menghasilkan --- PENGHARAPAN (tujuan)

jadi berjuang untuk maju memerlukan dua proses yang sangat sulit karena akan ada banyak hal yang dialami dalamsetiap fase atau tahapan pemrosesan diri untuk bisa meraih pengharapan yang luar biasa. 

SELAMAT BERJUANG

GBU>>>

BERJUANG UNTUK MAJU

Kesulitan yang dihadapi terkadang akan membuat semua harapan dan cita-cita seperti hanya sekedar harapan kosong dan menjadi buram dan bahkan terlupakan.  akan tetapi kita perlu belajar dari sesuatu hal yang luar biasa yaitu ketekunan.
 
baca dalam Roma 5:1-5

" Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita." 

Ketekunan adalah suatu hal yang dibangun dalam diri sendiri untuk maju atau berjuang keras untuk mencapai hal yang di inginkan, ketekunan merupakan kesungguhan seseorang untuk meraih sesuatu.  Kecenderungan kita jika berbicara ketekunan pasti bersumber dari dalam sendiri karena ketekunan dibangun oleh seseorang dari dalam diri. Akan tetapi jika kita melihat teks ini sumber dari ketekunan kita adalah iman, yaitu iman didalam Yesus Kristus,  aspek ini sering dilupakan karena oleh ego manusia yang merasa diri mampu dan merasa diri bisa.  padahal jika tanpan iman semuanya sia-sia.  ayat ini memberikan gambaran yang luar biasa suatu prose untuk maju atau berjuang untuk maju

IMAN  ---- menghasilkan---- KASIH KARUNIA --- menghasilkan --- KEBAHAGIAAN (bermegah) DALAM KESUSAHAN --- menghasilkan --- KETEKUNAN

ini merupakan proses dari ketekunan yang ada dalam diri manusia dan ini merupakan bagian pertama dari mesin pemroses untuk membuat kita maju..

proses kedua ketkekunan kemudian di proses kembali untuk menghasilkan harapan yang dan cita-cita yang layak diperjuangkan

KETEKUNAN --- menghasilkan --- TAHAN UJI --- menghasilkan --- PENGHARAPAN (tujuan)

jadi berjuang untuk maju memerlukan dua proses yang sangat sulit karena akan ada banyak hal yang dialami dalamsetiap fase atau tahapan pemrosesan diri untuk bisa meraih pengharapan yang luar biasa. 

SELAMAT BERJUANG

GBU>>>